Hantu WEWE GOMBEL pada masyarakat Jawa
Masyarakat Jawa memiliki kepercayaan akan keberadaan Hantu atau memedi. Hantu/memedi ini bukan sekedar menakut-nakuti namun memiliki fungsi pendidikan, sosial, budaya, dan ekonomi yang tinggi. Salah satunya adalah WEWE GOMBEL


Wewe Gombel adalah sebuah istilah dalam tradisi Jawa yang berarti roh jahat atau hantu yang suka menculik anak-anak, tapi tidak mencelakainya. Konon anak yang dicuri biasanya anak-anak yang ditelantarkan dan diabaikan oleh orang tuanya. Wewe Gombel biasanya akan menakut-nakuti orang tua si anak atas sikap dan perlakuannya kepada anaknya sampai mereka sadar. bila mereka telah sadar, Wewe Gombel akan mengembalikan anaknya.

Menurut cerita, mitos Wewe Gombel dipercayai digunakan untuk menakut-nakuti anak-anak agar mereka tidak berkeliaran di waktu malam hari. Ini disebabkan pada masa lalu, keadaan gelap gulita amat berbahaya karena hewan buas mungkin memasuki kawasan perkampungan dalam kegelapan malam. Dengan itu Wewe Gombel diciptakan untuk menyelamatkan mereka daripada ancaman tersebut. Wewe Gombel biasanya digambarkan dengan sosok wanita tua keriput dengan susu/payudara yang terlihat keluar panjang menjijikkan.
Untuk mendapatkan cerita dan makna wewe gombel dan Hantu pada masyarakat Jawa silakan baca tulisan (skripsi) PERSEPSI MASYARAKAT JAWA TERHADAP MEMEDI tulisan SURONO di Perpustakaan Antropologi UGM